Banda Aceh - Bulan Ramadan identik dengan ibadah puasa. Umat muslim menjalankannya dari Subuh hingga saat bedug Salat Magrib tiba. Menjelang waktu berbuka banyak warga memanfaatkanya untuk berdagang beragam menu takjil. Tak terkecuali di Banda Aceh. Sejumlah lokasi diperuntukkan warga untuk menjual makanan dan minuman yang tentunya menjadi incaran warga yang berburu takjil.

Berikut laporan Tagar yang berkunjung ke enam lokasi berburu takjil lezat di Banda Aceh.

1. Peunayong

Bagi masyarakat Banda Aceh, siapa yang tidak mengenal Kawasan Peunayoung. Saat Ramadan tiba, kawasan Peunayoung di Jalan Imam Bonjol atau samping Bioskop Garuda padat dikunjungi warga yang berburu takjil di Banda Aceh.

Tidak jauh dari kawasan itu tampak Jalan Teungku Pulo Dibaroh, Kampung Baru, Kecamatan Baiturrahman Banda Aceh, di sana juga ada puluhan lapak berjajar rapi menjual berbagai macam jenis makanan dan minuman untuk berbuka puasa.

Kedua lokasi ini sangat berdekatan dengan pasar Aceh, maka tidak heran jika ramai dikunjungi warga. Masyarakat yang ingin berburu takjil bisa memilih menu sesuai selera, mulai dari makanan tradisional hingga makanan modern, seperti sambai oen peugaga, kanji pidie, urap, rujak, lemang dan beragam makanan lainnya.

2. Lampineung

Jika melewati sepanjang Jalan Panglima Nyak Makam, Lampineung, Anda akan disuguhkan ratusan pedagang menu takjil. Namun, karena menggunakan tepi jalan, pemburu takjil harus bersabar dengan kemacetan yang menghadang. Apalagi lokasinya berdekatan dengan pusat perkantoran di Banda Aceh.

Panglima Nyak Makam, LampineungJalan Panglima Nyak Makam, Lampineung menjadi salah satu tempat berburu takjil di Banda Aceh. Ketika sore tiba, jalanan di lokasi ini padat. Pasalnya pedagang menjajakan dagangannya di tepi jalan ditambah lokasinya yang berdekatan dengan pusat perkantoran di Banda Aceh. (Foto: Tagar/Fahzian A)

3. Kopelma Darussalam

Salah satu sentra takjil di Kecamatan Syiah Kuala ialah di Jalan Lingkar Kampus. Di sini para pengunjung dapat membeli berbagai macam panganan ringan sampai makanan berat, seperti kolak, kanji, gorengan, nasi dan makanan lainnya.

Berjualan di atas trotoar, rata-rata pedagang di sana mahasiswa, yang ingin meraup rezeki halal di bulan penuh berkah ini.

4. Simpang Tujuh Ulee Kareng

Kawasan simpang tujuh Ulee Kareng juga kerap menjadi lokasi berburu para pencari takjil Ramadan. Selain banyak yang menjajakan minuman pemuas dahaga, di lokasi ini tersedia beragam takjil yang dapat langsung membuat perut atau kudapan sebagai pengganjal perut. Jika saat Ramadan keramaian di Ulee Kareng berlangsung dari sore hingga malam hari.

5. Simpang Punge Blang Cut

Penjual takjil juga terdapat di Jalan Sultan Iskandar Muda, Simpang Punge Blang Cut. Meski ramai, tetapi menu yang disajikan tak sebanyak di lokasi berburu takjil lain. Rata-rata menu yang dihidangkan tak asing terdengar di telinga, sebut saja nasi goreng, bakso, atau sate.  Tak hanya Ramadan, Simpang Punge Blang Cut memang kerap menjadi tujuan hangout ketika hari biasa.

6. Taman Makam Pahlawan

Tempat terakhir yang dikunjungi Tagar untuk berburu takjil di Banda Aceh berlokasi di Jalan Taman Makam Pahlawan, Peuniti. Terlihat jejeran pedagang takjil ketika sore mulai datang.

Menu yang dapat dibeli di sini macam-macam, mulai dari aneka gorengan, kolak, lemang, mie, air tebu, kelapa, cendol dan lainnya.

Para pedagang takjil di lokasi ini sebagian pedagang musiman. Meski begitu, Pemerintah Kota Banda Aceh, sudah mengeluarkan imbauan untuk tidak membuka lapak dagangannya di bawah pukul 16.00 WIB.

"Kita minta selama ramadan para pedagang untuk membuka lapaknya bakda Ashar," kata Wali Kota Banda Aceh, Aminullah beberapa waktu lalu.

Baca juga: