Medan - Tao Silalahi Arts Festival 2019 akan digelar kembali di Desa Silalahi III, Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara mulai 6-8 September 2019.

Acara tahunan yang digagas oleh Rumah Karya Indonesia (RKI) bersama masyarakat ini merupakan tahun ke empat penyelenggaraan.

Hermanto Situngkir selaku Direktur Festival Tao Silalahi Arts Festival 2019 menjelaskan, selain untuk memperkenalkan Tao Silalahi yang merupakan bagian dari perairan Danau Toba, acara juga untuk mengekspos kekayaan alam, kebudayaan, dan kearifan lokal di Kecamatan Silahisabungan.

"Tao Silalahi sebagai daerah wisata akan kembali diekspos dikarenakan merupakan salah satu daerah yang berada di Kabupaten Dairi dan letaknya di sekitar pinggiran Danau Toba," kata Hermanto, Selasa 13 Agustus 2019.

Para pengunjung bisa mengeksplorasi destinasi yang ada di Kecamatan Silahisabungan

Hermanto menjelaskan, Tao Silalahi diketahui memiliki lokasi wisata pantai yang sangat indah. Panjang garis pantainya diperkirakan mencapai 28 Km. 

Perairan Danau Toba di Kecamatan Silahisabungan merupakan palung terdalam di dunia, mencapai 905 meter dan lokasi ini adalah bagian dari Danau Toba yang paling luas. Penduduk di Kecamatan Silahisabungan juga masih sangat menjunjung tinggi adat kebudayaan.

"Tao Silalahi Arts Festival 2019 yang berkonsep 1.000 tenda ini juga kegiatan yang sangat ditunggu-tunggu para pejalan khususnya kalangan milenial," jelasnya.

Mereka dapat menikmati pertunjukan seni budaya sambil berkemah di pinggir Danau Toba.

Sementara itu, Ojax Manalu selaku Ketua Rumah Karya Indonesia mengatakan, acara nanti diisi pertunjukan seni dan budaya dari para pekarya lokal maupun luar daerah. Para seniman juga akan berkolaborasi dengan masyarakat setempat.

"Tidak hanya itu, akan ada trip desa. Para pengunjung bisa mengeksplorasi tempat-tempat destinasi yang ada di Kecamatan Silahisabungan," jelas Ojax. []