Jakarta - Kongres Diaspora Indonesia kembali dihelat oleh Indonesian Diaspora Network – Global (IDN-Global) di Jakarta, Sabtu, 10 Agustus 2019. Kongres ini berfokus pada penguatan peran Diaspora Indonesia dalam peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Salah satu yang hadir di The 5th Congress of Indonesia Diaspora 2019 adalah Yetty Aritonang. Wanita kelahiran Medan, Sumatera Utara, 12 Juli 1963 ini merupakan Diaspora Batak yang berdomisili di Paris, Prancis.

Hadir di kongres, ia menjadi salah satu pembicara dalam diskusi bertema "Promoting and Preserving Indonesian Heritage Worldwide".

Yetty mengaku senang dengan diselenggarakannya kongres ini. Bahkan, meskipun tinggal di luar negeri, ia tetap aktif mengenalkan budaya-budaya Batak di Prancis.

Baca juga: Nadya Hutagalung dan Tiga Tokoh Diaspora Berdarah Batak

"Kalau untuk saya, itu adalah suatu kebanggaan kita menunjukkan betapa kayanya Indonesia ini dengan budayanya yang masih kita hormati sebagai sukuisme itu," kata Yetty pada Tagar di Jakarta, Sabtu, 10 Agustus 2019.

Wanita yang masih fasih berbahasa Batak ini menambahkan, dirinya bangga bisa memperkenalkan budayanya pada dunia, khususnya di Prancis.

"Saya sendiri bangga dengan bagaimana kalau di Batak itu kita sering menghargai budaya. Ada Dalihan Na Tolu, ada Tarombo, ada Ulos jadi saya rasa itu sangat penting," kata Vice President of Bonapasogit France ini.

Penulis buku 'Parlons Batak: Lac Toba, Sumatra, Indonésie' ini juga membuat asosiasi resmi yang terdaftar agar dapat berkumpul dengan sesama suku Batak serta menjadi sarana untuk melepas rindu.

"Tujuannya juga untuk memperkenalkan sebuah komunitas kecil budaya Batak kepada masyarakat Prancis," jelas pemilik Gobatak.com ini.

Ibu dari Viktor Juge ini juga menggambarkan antusiasme penduduk Prancis ketika mengetahui budaya-budaya Batak.

"Mereka sangat surprise sudah pasti. Biasanya mereka kan hanya melihat Jawa dengan wayangnya, sedangkan kita kan juga punya tradisi lain yang manortor Batak itu. Itu satu hal yang perlu kita perkenalkan," ungkap anak tunggal pasangan Dompak Arthur Aritonang dan Portua Bethalina Sihombing ini.

Meskipun lama tinggal di Paris, Yetty mengaku akan kembali ke Indonesia dan menghabiskan hari tuanya di Tanah Air.

"Seperti akar pohon, meski pohonnya setinggi apapun, akarnya tidak akan kemana-mana,” ujar Yetty seperti dikutip dari Gobatak.com. []